Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkenal akan wisata baharinya. Banyak di jumpai pantai-pantai yang indah disana. Berikut beberapa diantara pantai-pantai yang ada di Pulau Bangka :
1. PANTAI PASIR PADI
Pantai Pasir Padi merupakan salah satu pantai di Pulau Bangka. Pantai ini menghadap langsung ke Laut Cina Selatan. Memiliki garis pantai sepanjang 100 hingga 300 meter dengan ombak yang tenang, warna pasirnya yang putih dan padat. Kawasan Pantai Pasir Padi merupakan kawasan pariwisata yang potensial di Kota Pangkalpinang. Pengunjung dari luar daerah atau mancanegara, baik yang tiba melalui Bandara Depati Amir maupun Pelabuhan Pangkalbalam, bisa langsung mengunjungi pantai ini.
Pantai Pasir Padi terletak di Jalan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Pulau Sumatera. Berjarak sekitar 7 Km dari Kota Pangkalpinang. Sekitar 3 Km dari Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung. Pantai Pasir Padi memiliki panorama alam yang mempesona karena memiliki garis pantai yang lebar ± 300 meter dengan karang dan bebatuan serta hamparan pasir putih yang indah sepanjang 2 km sehingga bisa melakukan berbagai macam aktifitas dan olahraga pantai. Pada hari libur jumlah kunjungan wisatawan mencapai 6.000 orang per hari. Keunikan dari Pantai Pasir Padi adalah struktur pantainya yang landai dan kontur pasir yang padat sehingga pantai ini nyaman untuk di laui dengan jalan kaki bahkan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga pantai ini menjadi venue balap sepeda motor. Pantai ini memiliki tipe gelombang yang tenang sehingga aman dan nyaman untuk dipakai berenang, struktur pantainya yang landai, kontur pasir yang padat ini dikarenakan di bawah pasir pantai terdapat pasir timah sehingga pantai ini nyaman untuk dilalui dengan jalan kaki bahkan dapat dilalui oleh kendaraan untuk wisata pantai. Tidak jauh dari bibir pantai terdapat sebuah pulau kecil yang indah bernama Pulau Punai, pulau ini terbentuk dari karang dan bebatuan dan berjarak ± 200 meter dari bibir pantai sehingga dapat dikunjungi dengan berjalan kaki di waktu air surut. Untuk menunjang sektor pariwisata Pantai Pasir Padi, sejumlah akomodasi yang berupa hotel berbintang, dengan fasilitas lengkap, seperti restoran, dan ruang konferensi, pameran dan lain-lain, tersedia. Selain itu warung-warung tradisional yang menyajikan berbagai hidangan laut menambah variasi akomodasi pantai itu.
Pantai Pasir Padi sering menjadi tempat penyelenggaraan berbagai macam kegiatan seperti olahraga race pantai (motorcross), pameran, kesenian dan hiburan (konser musik). Pantai ini menjadi tempat upacara ritual Peh Chun. Peh Chun merupakan salah satu upacara adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa yang berada di kota Pangkalpinang dan daerah-daerah lainnya di Bangka Belitung.
2. PANTAI TANJUNG PESONA
Pantai Tanjung Pesona terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat. Berjarak 9 km dari pusat kota Sungailiat kabupaten Bangka. pemandangan laut lepas dan susunan bebatuan yang alami memberikan pemandangan yang luar biasa. Pantai ini berada di tengah tempat antara Pantai Teluk Uber dan Pantai Tikus. Pantai ini mempunyai panorama laut lepas, di atas tanjung dengan susunan bebatuan besar nan eksotik. Pantai Tanjung Pesona telah dilengkapi berbagai fasilitas wisata, dengan klasifikasi hotel berbintang empat.
Salah satu keistimewaan tempat bermain Water Sport, di Tanjung Pesona adalah pantai dan karangnya yang indah, bersih, serta laut yang lepas pantai. Pantai Tanjung Pesona memiliki pemandangan yang indah, apalagi saat melihat kearah laut. Air lautnya cukup tenang untuk berenang. Pantai Pesona menawarkan hembusan angin laut nan sejuk. Pepohonan besar yang terawat baik dikawasan pesona membuat objek wisata Bangka yang satu ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang berlibur ke Bangka
3. PANTAI PARAI TENGGIRI
Pantai Parai Tenggiri terletak di Kampung Matras, Sinar Baru Sungailiat, Kabupaten Bangka, sekitar 40 Kilometer dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang, atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat. Pantai ini merupakan salah satu pantai terbaik di Pulau Bangka. Pantai ini dilengkapi dengan hotel resort dengan kamar-kamar cottage. Pantai Parai Tenggiri dulu lebih dikenal dengan nama Pantai Hakkok. Menurut cerita, pantai ini disebut pantai Parai pertama kali oleh Presiden RI I, Ir. Soekarno. Kontur pantainya landai dengan pasir putih yang halus dengan laut jernih kehijauan. Di sekeliling pantai banyak terdapat pohon kelapa serta berserakan batu-batu granit raksasa. Ombak di Pantai relatif tenang sehingga cukup aman untuk anak-anak berenang.
Hotel resort di Pantai Parai juga menyediakan kolam renang, restoran serta sarana hiburan. Pengunjung dapat berenang di pantai, bermain para sailing, menyewa banana boat ataupun jetski, scuba untuk melihat pemandangan bawah laut atau melakukan permainan outbound. Pengunjung juga dapat menyewa peralatan diving di diving sini. Pengelola resort juga menyediakan restoran di dekat formasi batu-batu granit yang disebut dengan rock island. Selain melakukan kegiatan di air, pengunjung biasanya menjelajah bebatuan granit. Kawasan disekitar pantai adalah perkampungan penduduk yang masih didominasi dengan hutan.
Tidak jauh dari Pantai Parai, terdapat beberapa kawasan pantai umum yang masih belum dikelola dan pemandangannya masih sangat alami dengan formasi batu-batu granit yang unik, misalnya pantai love dimana terdapat batu granit besar yang datar berbentuk hati, atau Pantai Teluk Limau yang tersembunyi oleh kungkungan batu-batu granit raksasa. Selain itu Pantai Matras salah satu pantai yang popular di Pulau Bangka, juga hanya berjarak beberapa kilometer saja dari resort ini.
4. PANTAI PENYUSUK
Pantai Penyusuk Terletak di Desa Penyusuk, Kelurahan Bukit Ketok dan berjarak ± 25 km dari pusat kota Belinyu kearah utara pulau Bangka atau 77 km sebelah utara Sungailiat, kita akan menemukan ujung paling utara pulau yang dinamakan Pantai Tanjung Penyusuk atau lebih dikenal dengan nama Pantai Penyusuk saja. Perjalanan yang ditempuh menuju lokasi pantai ini ± 15 menit menelusuri jalan beraspal hingga ke pantainya. Perjalanan dapat dilakukan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, karena tidak ada angkutan umum menuju lokasi tersebut. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi dengan pemandangan yang berganti ganti sepanjang perjalanan, ada lokasi penambangan timah yang dikelola secara sederhana oleh masyarakat local, ada pula perkampungan penduduk etnis cina, perkampungan melayu serta perkebunan cengkeh dan jambu mete. Sebelum mencapai pantai, perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan lautan biru di sebelah kanan serta menyaksikan pantai dari atas jalan perbukitan. Seperti pantai pantai lain di pulau Bangka, Pantai Penyusuk juga menyajikan pasir putihnya, dengan susunan–susunan batu granit besar dan kecil. Bebatuan granit di pantai ini lebih banyak dari pada pantai lain di pulau Bangka, bahkan dapat dikatakan, hampir 70 % pantai yang terbentang seluas ± 4 km ini tertutupi batu granit. Di tengah pantai terdapat batu granit yang menjulang dan sangat besar, sehingga pengunjung sering mendaki batu tersebut untuk kemudian bersantai menikmati ombak laut yang menghantam bebatuan.
Bebatuan ini seolah membelah laut menjadi 2 bagian, dimana bagian utara ombaknya sangatlah besar, karena berbatasan langsung dengan Laut Natuna sehingga pengunjung tidak disarankan untuk berenang di bagian ini. Sedangkan sebelah barat, gelombangnya lebih tenang karena tertutupi oleh pulau pulau yang berjejer dihadapan pantai, sehingga pengunjung dapat dengan leluasa membawa keluarga untuk berenang.
Pantai penyusuk memiliki pemandangan beberapa pulau kecil didepannya, salah satunya yang paling terkenal adalah Pulau Lampu. Disebelah barat Pulau Lampu ada Pulau Putri yang juga menghadirkan keindahan tak kalah dengan Pulau Lampu. Untuk menuju pulau – pulau ini, kita dapat menyewa perahu nelayan setempat. Pulau Lampu merupakan pulau kecil, dinamakan seperti itu karena terdapat mercusuar untuk memandu kapal yang melewati laut Penyusuk di malam hari yang dijaga oleh petugas dari kementerian perhubungan unit Palembang. Dipulau ini juga terdapat Bangunan Tua peninggalan Belanda serta makam tua yang merupakan makam penjaga pertama pulau. Tak kalah menariknya, di pulau ini wisatawan dapat menyaksikan keindahan terumbu karang disekitar pulau dengan ikan – ikan karangnya yang berwarna warni, pemandangan ini dapat disaksikan dengan hanya berenang saja atau snorkeling dan diving.
Pulau Putri terletak disebelah barat Pulau Lampu. Di Pulau ini, kita dapat menyaksikan terumbu karang yang tumbuh tak jauh dari pantainya yang berpasir putih, atau menikmati angin dari atas batu granit. Pulau ini memiliki 2 sisi yang kontras. Pada bagian barat pantai, angin berhembus kencang dan ombaknya cukup besar, namun pada sisi selatan, air cukup tenang karena terlindungi oleh pepohonan di pulau tersebut. Sebenarnya antara Pulau Putri dengan Pantai Penyusuk pernah dibangun jembatan penghubung, namun karena kurang perawatan dan kencangnya ombak dan angin, saat ini jembatan tersebut tinggal puing – puing saja.
5. PANTAI MATRAS
Pantai Matras terletak di Kelurahan Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat yang berjarak sekitar 7 km dari Kota Sungailiat ke arah utara. Pantai ini mempunyai akses yang sangat mudah karena terdapat fasilitas jalan yang baik, sehingga semua jenis kendaraan dapat memasuki lokasi ini hingga ke bibir pantai. Kondisi pantainya indah dan menarik, berpasir putih dan landai sepanjang 3 km dari ujung selatan hingga ujung utara dengan dilatarbelakangi pepohonan kelapa. Terdapat aliran sungai yang membentuk kolam yang sering dimanfaatkan anak-anak bermain. Lebar pantai sekitar 20 -30 meter. Dari pintu gerbang menuju Pantai Matras, terdapat beberapa bilik pantai yang meskipun aksesnya cukup sulit tetapi memiliki panorama pantai yang sangat bagus dengan batu-batu granit raksasa menghiasi.Di kawasan Pantai Matras telah dibangun banyak tempat peristirahatan berupa bungalow sederhana. Di sekitar lokasi pantai terdapat beberapa hotel, penginapan, layanan tour / travel, dan tempat hiburan. Terdapat juga pusat-pusat penjualan souvenir dan makanan khas Bangka seperti kemplang panggang, kerupuk ikan, keretek ikan/cumi, rusip, belacan/trasi, lada bubuk, dan sebagainya.Kegiatan yang dapat dilakukan adalah menikmati pemandangan alam pantai, menikmati kuliner khas Bangka, melakukan permainan kelompok di area pantai yang luas seperti bermain bola, bersepeda, serta kegiatan alam pantai lainnya. (Dari berbagai sumber)





