Kota Pangkalpinang adalah salah satu Daerah Pemerintahan Kota di Indonesia yang merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus merupakan ibukota Provinsi. Kota ini terletak di bagian timur Pulau Bangka. Kota Pangkalpinang terbagi dalam 7 kecamatan yaitu Taman Sari, Rangkui, Pangkalbalam, Gabek, Bukit Intan, Girimaya dan Gerunggang. Sungai Rangkui membelah kota yang berjulukan BERARTI (BERsih, Aman, Rapi, Tertib, Indah) ini. Kota ini berpusat di Jalan Merdeka sebagai titik nol kilometer kota.
Sejak menjadi ibukota Provinsi Kepulauan Bnagka Belitung, Pangkalpinang berkembang pesat menjadi pusat sektor kegiatan. Kota Pangkalpinang yang dulunya hanya dikenal sebagai kota kecil yang disebut Kota Timah, sekarang berkembang menjadi salah satu kota besar di Indonesia, hal ini tidak terlepas dari upaya pemerintah kota untuk terus mewujudkan salah satunya visinya yaitu menjadikan Pangkalpinang sebagai kota pusat perdagangan regional, jasa dan industri yang berdaya saing.
Salah satu sektor jasa yang dikembangkan adalah jasa kepariwisataan. Sektor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kota saat ini bersama pihak swasta sedang membangun dan mengembangkan infrastruktur dan fasilitas wisata dan budaya yang dapat memberikan pelayanan dan kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung sehingga denga demikian sektor ini akan menjadi salah satu sektor yang strategis dan dapat memberikan kontribusi langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Tulisan ini sebagai salah satu bentuk kecil dari promosi wisata dan budaya dan ini merupakan salah satu langkah kecil yang strategis guna memperkenalkan berbagi obyek wisata dan budaya yang dimiliki oleh Kota Pangkalpinang baik dari sudut keindahan alam maupun kekayaan budayanya sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Kota Pangkalpinang.
Sebagai bagian dari rentang dan rumpun tanah melayu, Pangkalpinang memiliki beragam adat istidat dan budaya keaneka ragaman etnis yang ada seperti cina dan etnis lainnya dari berbagai Nusantara yang memperkaya khazanah budaya melayu sehingga membentuk kesatuan budaya yang unik dan menarik. Pusaka Budaya warisan leluhur baik yang tangible maupun yang intangle berupa aturan budaya (cultural law) dan kebiasaan budaya (cultural habbits) berusaha untuk digali, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk membangun karakter dan watak masyarakat Pangkalpinang menuju masyarakat perkantoran yang dinamis. Kesenian tradisional pun berkembang pesat seni musik dambus, seni tari seperti tari campak, tari zapin dan beragam jenis tarian mulai tergali. Seni tutur pun berkembang mulai dari pantun, puisi, ungkapan dan gurindam, demikian pula dengan seni pertunjukkan tradisionalnya. Sanggar-sanggar kesenian dan budaya mulai tumbuh dan berkembang, berbagai event kesenian dan budaya seperti pagelaran seni dan budaya, berbagai festival kesenian dan budaya baik tingkat lokal, nasional dan internasional dilaksanakan untuk menunjukkan identitas daerah dan ciri masyarakat Kota Pangkalpinang sebagai masyarakat yang berbudaya.
Tulisan ini merupakan rangkaian kecil dari serangkai tulisan-tulisan kecil lainnya yang akan muncul dalam website Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan memperkenalkan rangkaian 7 kabupaten / Kota yang ada pada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Mudahan-mudahan dapat memberikan sedikit informasi mengenai Kabupaten / Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dimulai dengan penulisan Kota Pangkalpinang selayang pandang sebagai awalnya. Menyusul nanti akan muncul Sungailiat Kabupaten Bangka Induk, Koba Kabupaten Bangka Tengah, Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Mentok Kabupaten Barat, Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Induk dan Manggar Kabupaten Belitung Timur.

