MENANAM SAYURAN DI HALAMAN RUMAH DENGAN CARA HIDROPONIK

Teknik Sederhana Bercocok Tanam Sayuran Hidroponik – Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dengan memanfaatkan halaman rumah, berbagai jenis sayuran dapat dihasilkan untuk sekedar memenuhi kebutuhan keluarga sendiri. Namun tidak demikian halnya di daerah perkotaan, halaman pekarangan pada umumnya sempit, dan tidak jarang sudah dilapisi dengan semen sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk bertanam sayuran.

Teknologi hidroponik bisa menjadi alternatif. Berbagai jenis sayuran dengan mudah bisa ditanam secara hidroponik, untuk sarananya bisa menggunakan paralon, bekas botol air mineral, polybag atau rak bertingkat seperti digambar. Hidroponik dengan cara ini dapat diterapkan oleh siapa saja karena sangat mudah. Tanaman dapat ditempatkan dimana saja, yang penting tanaman harus mendapatkan sinar matahari secara langsung.

Sebagaimana sudah diketahui bahwa untuk pertumbuhannya tanaman memerlukan sinar matahari. Dalam satu hari tanaman minimal membutuhkan 5 jam penyinaran tetapi dengan intensitas yang rendah. Sinar matahari yang terik tidak baik untuk tanaman. Tanaman yang cocok ditanam dengan teknologi ini adalah tanaman sayuran daun seperti selada, pakcoy, caisim, bayam, kangkung dan sebagainya.

Teknik Sederhana Bercocok Tanam Sayuran Hidroponik

  • Benih sayur. Berbagai jenis sayuran daun dapat di tanam dengan teknologi ini. Misalnya kangkung, bayam, selada, pakcoy, caisim dan sebagainya.
  • Media tanam, pada kesempatan ini kami menggunakan tanah sebagai media tanam, tanah tersebut telah dicampur oleh pupuk, dengan komposisi 50% tanah dan 50% pupuk.
  • Semai. Semaikan benih ke media tanam yang sudah disiapkan. Pilih benih yang bernas (berisi). Gunakan pinset. Benih dibenamkan ke media sedalam kira-kira 2-5 mm
  • Penyiraman benih yang sudah disemai disiram sampai media tanam menjadi basah. Gunakan air bersih, belum menggunakan pupuk.
  • Setelah itu, semprot media tanam yang telah diberi benih dengan pupuk cair. Setelah 4-6 hari maka akan muncul tunas-tunas tanaman mulai terlihat diatas media tanam.

Pemeliharaan Tanaman

  • Dalam pemeliharaan dalam media ini harus memperhatikan kualitas dan kelembapan pada media. Hal ini bertujuan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Selanjutnya pengontrolan tanaman dari hama dan penyakit yang menyerang.
  • Penyiraman harus di lakukan juga secukupnya untuk menjaga kualitas pada tanaman, serta cahaya matahari sangat di perlukan dalam tanaman minimal 4-5 jam sehari. Kemudian pemberian pupuk cair harus di lakukan secara teratur seminggu sekali untuk menyuburkan atau mempercepat dalam pemanenan tanaman kangkung.

Pemanen Tanaman

  • Pemanen tanaman kangkung tidak membutuhkan sangat lama yaitu 2-3 bulan setelah penanaman bahkan lebih kurang dari itu tergantung dengan perawatan dan pemeliharaan tanaman. Pemanen dilakukan dengan cara menuangkannya atau langsung mencabutnya, hal ini dilakukan dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak dan layu. (Sumber : Dari berbagai sumber)
Penulis: 
Ibadiah
Sumber: 
Kantor Perwakilan

Artikel

01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi