TUJUH PULUH TIGA TAHUN KERJA KITA PRESTASI BANGSA

Tujuh puluh tiga tahun adalah usia kemerdekaan bangsa Indonesia. Setiap tahun seluruh lapisan masyarakat selalu merayakan hari kemerdekaan RI dengan berbagai macam perlombaan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Nilai kemerdekaan yang sudah dinikmati selama puluhan tahunini merupakan modal dasar dalam melaksanakan proses pembangunan nasional. Namun dalamusia yang sudah sedemikian, bangsa Indonesia masih terus berada dalam pasang surut.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia telah merdeka sejak tahun 1945. Pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno dan Muhammad Hatta telah memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia. sebuah peristiwa bersejarah bagi Bangsa Indonesia yaitu Kemerdekaan, Sejak itu Bangsa Indonesia terbebas dari belenggu penjajah Belanda dan Jepang. Kemerdekaan senantiasa mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa, Dalam hal ini kemerdekaan Indonesia mempunyai beberapa arti penting, antara lain:

1. Perjuangan menentang Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan puncak perjuangan bangsa ini. Jadi, serangkaian Kolonial akhirnya akan mencapai pada suatu puncak, yakni kemerdekaan.

2.  Dengan kemerdekaan, berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Bebas menentukan nasib bangsa sendiri. Hal ini berarti bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berdaulat, bangsa yang harus memliki tanggung jawab sendiri dalam hidup berbangsa dan bernegara.

3.  Kemerdekaan adalah suatu jalan ”jembatan emas” atau merupakan pintu gerbang untuk menuju masyarakat  adil dan makmur. Jadi, dengan kemerdekaan itu bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Tetapi, justru muncul tantangan baru untuk mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan. Menurut kamus Bahasa Indonesia, Merdeka ialah bebas dan lepas dari segala macam penjajahan.

Macam-macam Penjajahan tersebut bisa berupa penjajahan fisik, ekonomi, politik dan sebagainya. Jika dibilang bangsa Indonesia telah merdeka sepenuhnya? Maka jawabannya adalah belum. Karena masih banyak penjajahan fisik, ekonomi bahkan politik. Parahnya lagi, penjajahan di usia ke 73 tahun kemerdekaan Indonesia ini masih saja ada sebagian masyarakat yang belum merasakan kemerdekaan sesungguhnya. Rakyat negeri ini, masih bergelimang dalam kemiskinan dan penderitaan yang teramat menyakitkan. Masih banyak bayi-bayi di negeri ini mengalami busung lapar, puluhan ribu para pejuang masih berlindung dalam gubuk-gubuk yang kumuh. Jutaan petani yang terus berteriak tak berdaya karena mahalnya harga pupuk oleh spekulan tengkulak dan rentenir. Lihat pula buruh dan karyawan pabrik yang memerlukan masih memenuhi kebutuhan hidup anak istrinya. Buruh pabrik atau kuli yang harus bermandi peluh untuk memberi nafkah keluarga, sementara upah tidak memenuhui kebutuhan hidup anak dan isterinya tersebut dilakukan oleh sesama rakyat Indonesia sendiri.

Kemerdekaan senantiasa mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa, termasuk Indonesia. Proklamasi kemerdekaan indonesia dan pengakuannya oleh dunia telah didapatkan bangsa ini dengan perjuangan berat tak kenal pamrih. Dengan modal kemerdekaan, suatu bangsa akan memiliki harga diri dan dapat bersama-sama duduk saling berdampingan dengan bangsa-bangsa di dunia.

Dalam hal ini kemerdekaan Indonesia mempunyai beberapa arti penting, antara lain:

  1. Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan puncak perjuangan bangsa ini. Jadi, serangkaian perjuangan menentang kaum penjajah akhirnya akan mencapai pada suatu puncak, yakni kemerdekaan.
  2. Dengan kemerdekaan, berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Bebas menentukan nasib bangsa sendiri. Hal ini berarti bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berdaulat, bangsa yang harus memliki tanggung jawab sendiri dalam hidup berbangsa dan bernegara.
  3. Kemerdekaan adalah "jembatan emas" atau merupakan pintu gerbang untuk menuju masyarakat  adil dan makmur. Jadi, dengan kemerdekaan itu bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Tetapi, justru muncul tantangan baru untuk mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan.

Momen pembukaan Asian Games 2019 akan bersinergi dengan peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-73 pada 17 Agustus 2018 mendatang. Kepastian itu didapatkan usai pemerintah menggelar rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) “Agustus adalah momen kemendekaan tentu apa yang akan dilakukan dalam Asian Games harus beririsan, bersatu dan bersinergi dengan momen kemerdekaan,”

Logo Resmi HUT Kemerdekaan RI biasanya diletakkan pada banner Ucapan HUT RI, sebagai logo depan Kaos Panitia HUT Kemerdekaan dan lainnya. Tahun 2018 ini pemerintah lewat laman setneg.go.id telah merilis logo resmi HUT RI ke-73 tahun.

Logo HUT ke-73 RI bertema dan terinspirasi dari kata 'kerja' dan 'energi'. Kata 'kerja' berarti adanya pergerakan/aktif, kemudian kata 'energi' berarti tenaga atau daya untuk bekerja. Logo ini juga disesuaikan dengan Asian Games XVIII, yang berlokasi di Jakarta dan Palembang. Indonesia dipercaya kembali menjadi tuan rumah Asian Games setelah 56 tahun.

Tema 'energi' juga diambil dari identitas Asian Games XVIII, yakni 'The Energy of Asia'. Sedangkan kata 'kerja', menurut dokumen tersebut, terinspirasi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 4 tahun terakhir.

Kemudian di bawah logo HUT ke-73 RI terdapat tulisan 'Kerja Kita Prestasi Bangsa'. 'Kerja' dan 'energi' pada logo itu digambarkan dengan garis dinamis yang melambangkan kemajuan.

Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2018 pada tanggal 17 Agustus 2018 adalah sebuah peringatan akan perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi merdekanya negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Oleh karena itu, pada tahun 2018 ini kita sebagai warga negara yang baik sepatutnya ikut serta dalam kegiatan peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018.

Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi
Penulis: 
Ardiansyah
Fotografer: 
Aris Rusiady
Editor: 
Prima Indrasari