Rapat Kerja Daerah Pengurus Pusat Forum Sekda se-Indonesia

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hadir pada rakerda pengurus pusat forum Sekda se Indonesia (dpp forsedasi) dgn tema "bersatu padu menuju aparatur profesional dalam rangka mewujudkan otonomi daerah" di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat hari Jumat & Sabtu 27 sd 28 Juli 2018.

Dewan Pengurus Pusat Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (DPP  Forsesdasi) mengelar Rapat Kerja di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (27/7) di hadiri juga oleh sekretaris daerah prov.kep babel ian megawandi. Ada beberapa hal penting yang dibahas dalam raker yang dihadiri oleh 34 Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi dan 650 Sekda Kabupaten/Kota yang diundang pada acara itu.

"Ada empat hal penting yang di bahas dalam raker, pertama penetapan tempat rakornas tahun 2019, pembentukan program bidang -bidang, pembentukan komisariat wilayah dan pembahasan aktual terkait isu-isu jabatan sekertaria daerah," kata Ketua Umum DPP Forsesdasi Nasrun Umar yang juga Sekda  Sumatera Selatan, Jumat (27/7).

Dia mengungkapkan, tugas Sekda ke depan semakin berat. Begitu banyak hal-hal yang menurutnya perlu dilakukan pembenahan dalam kedudukan sekretaris daerah. Akhir-akhir ini banyak terjadi hal-hal yang menurut hematnya sebagai sekda tidak semestinya terjadi dan dilakukan oleh seorang sekda.

“Untuk diketahui bahwa jabatan Sekda itu bukan jabatan politis yang mungkin bisa didapatkan dalam sesaat saja. Perlu dilalui satu jenjang, proses yang panjang, dan rata-rata untuk seorang sekda provinsi itu paling tidak butuh 25 sampai 30 tahun saya lewati. Seperti saya perlu 31 tahun. Yang artinya ada perjalanan panjang proses yang artinya mempunyai nilai dan historis sejarah bagi siapapun yang menjadi Sekda Provinsi," ungkap ketua Sekda se Indonesia

Oleh karena itu, melalui agenda penting ini  akan mencoba agar kepengurusan baru ini bisa mengakomodir semua permasalahan, terutama bagaimana bisa dapat memberikan suatu pelayanan kepada sekda di seluruh Indonesia untuk dapat secara nyaman terlindungi oleh aturan.ian megawandi mengatakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah Provinsi Kepulauan yang mana daerah otonomnya sangat memerlukan inovasi agar dapat mengembangkan kemajuan daerah Kepulauan Bangka Belitung.

Raker ini mengusung tema “Bersatu Padu Menuju Aparatur Profesional dalam rangka Mewujudkan otonomi Daerah “, pertemuan setelah pemilihan setelah kepengurusan di Lombok April lalu ini adalah membahas Program Kerja Bidang-bidang DPP Forsedasi. Mereka juga membahas tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional Forsesdasi tahun 2019 yang direncanakan salah satu Provinsi di Kalimantan.

Raker ini juga membahas tentang peningkatan sumber daya manusia serta hubungan kerjasama antar daerah termasuk berbagi inovasi dari masing-masing. April lau usai kegiatan di Lombok, memang agar tiap OPD di lingkungan Pemprov melakukan satu inovasi baru. “Di era dengan perubahan yang sangat cepat ini menuntut pemerintah daerah untuk melakukan berbagai inovasi dalam berbagai aspek penyelenggaraan pemerintah khususnya pelayanan kepada masyarakat”. Dalam pertemuan itu juga ditegaskan bahwa Forsesdasi sebagai organisasi independen semi pemerintah memliki fungsi konsultatif, koordinatif dan bebas dari kepentingan politik.

Raker dibuka oleh Plh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Drs. Hamdani, MM, M.Si, Ak. Dalam sambutannya, Hamdani berharap Forsesdasi dapat menjadi wadah bagi bersineginya ide-ide cemerlang para Sekda dalam bidang hukum, politik, bidang penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan inovasi daerah. "Raker DPP Forsesdasi ini merupakan forum yang tepat bagi para sekda untuk melahirkan ide-ide cemerlang untuk kemajuan daerahnya masing masing-masing," papar Hamdani.

Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi
Penulis: 
Nurul Ihsan
Fotografer: 
Robby
Editor: 
Prima Indrasari