PETUNJUK DALAM BERUTANG

Rambu-rambu berutang antara lain adalah :

  1. Jangan berutang karena dorongan emosi, misalnya karena barang yang diinginkan sedang diskon, padahal masih memiliki barang serupa yang masih baik dan berfungsi.
  2. Berutang dapat dilakukan untuk membeli aset / barang yang nilainya meningkat atau bisa memberi tambahan penghasilan.
  3. Ingat batas rasio total cicilan terhadap penghasilan atau biasa disebut Debt Burden Ratio (DBR) yang sehat 15 % untuk utang konsumtif, DBR 30% untuk total utang)
  4. Bandingkan bunga utang dari beberapa sumber pembiayaan. Cermati perbedaan suku  bunga efektif dan suku bunga flat. Sebagai contoh, utang untuk suku bunga flat 1 % per bulan, setara dengan suku bunga efektif 20,31% per tahun.

Jangan Berutang Setelah Pensiun

Perencanaan keuangan yang buruk dapat berdampak dimasa tua. Sebagai ilustrasi, pasangan yang berusia 30 tahun dengan  biaya hidup Rp.10 juta perbulan, akan pensiun pada usia 55 tahun dengan gaya hidup yang sama  seperti saat ini serta usia harapan hidup hingga 75 tahun. Dengan adanya inflasi sekitar 7 % per tahun, maka dana pensiun yang harus tersedia saat mereka pensiun adalah 10.9 miliar.

Jika tidak dipersiapkan sejak dini, maka pasangan tersebut harus berutang lagi. Yang perlu diketahui, saat seseorang telah memasuki usua pensiun, amak sumber utang menjadi semakin terbatas dan suku bunga yang dibayar pun akan lebih tinggi. ( Sumber : dari berbagai sumber).

Penulis: 
Adwin Mahyudi
Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi

Artikel

01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi