Pernyataan Gubernur Erzaldi Rosman Terkait Insiden Kericuhan Antara Satpol PP dan Penambang Timah

Jakarta – Gubernur  Babel, Erzaldi Rosman memberikan pernyataan terkait kericuhan antara petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Penambang Timah di Studio TV ONE Apa Kabar Indonesia Malam, Minggu (03/11/2019).

Insiden yang menimpa Pak Wagub Babel Abdul Fatah terjadi setelah petugas Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan razia terhadap Tambang Inkonvensional (TI) di kawasan Hutan Lindung Pantai (HLP) di desa Sijuk, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Kawasan razia TI itu adalah kawasan sentral geopark Belitung, jadi penambang sudah salah melakukan penambangan di dalam hutan lindung,”ujar Gubernur.

Gubernur mengatakan  tindakan preventif juga sudah sering dilakukan tapi tetap menambang di kawasan hutan lindung jadi anggota  SatPol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencopot mesin dan diangkat ke darat.

Dalam Insiden ini sempat serang-serang, mengancam dan memukul dan ada 26 korban, 6 diantaranya luka parah. Tetapi dengan kesigapan Wagub Abdul Fatah berhadapan dengan masyarakat, menggiring ke kantor kecamatan dan terjadi mediasi di kantor camat.

Gubernur meminta kepada aparat dan Kapolda Babel karena adanya kesimpangsiuran pemberitaan. Perdamaian secara personal sudah dilakukan tetapi proses hukum terhadap kasus pengrusakan dan penganiayaan akan dilanjutkan,”ucap Gubernur.

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Pongky