PEMPROV BABEL TERIMA PENGHARGAAN PROGRAM GERAKAN INDONESIA BERSATU

BANJARBARU – PEMPROV BABEL diwakili oleh WAGUB Abdul Fatah menerima Penghargaan Program Gerakan Indonesia Bersatu, Kamis (19/09/2019). Penghargaan diberikan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo atas kinerja Kepala Daerah terutama dalam capaian indikator Program Gerakan Indonesia Bersatu, Gerakan Nasional Revolusi Mental Tahun 2019.

Penghargaan Gerakan Indonesia Bersatu untuk tiga provinsi, Provinsi Bali, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah dan tiga kabupaten/kotay , kabupaten Kapuas, Bulungan dan Ogan Ilir diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada acara pembukaan Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (PKN-GNRM), di area perkantoran kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarbaru.

"Lima tahun perjalanan revolusi mental dan tiga tahun Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental merupakan prestasi bersama sebagai sebuah bangsa," kata Tjahjo dalam sambutannya. Tjahyo Kumolo mengingatkan, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia terkait dengan gerakan revolusi mental yaitu ancaman terorisme, narkoba, dan masalah-masalah yang menjadi perhatian seperti tingginya tingkat kematian bayi lahir, gizi buruk dan stunting.

Tjahjo juga berujar Revolusi Mental meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya dalam urusan kebhinekaan. "Munculnya kesadaran bersatu sebagai sebuah bangsa dengan keragaman agama dan suku bangsa yang semakin menguat di tengah globalisasi dunia merupakan hal membanggakan”.

Sementara Wagub Babel, Abdul Fatah berkata “lagi pemerintah melalui Mendagri mengapresiasi atas capaian kinerja Pemprov babel dalam Program Gerakan Indonesia Bersatu yakni Gerakan Nasional Revolusi Mental. Dengan harapan apresiasi tersebut, diharapankan Pemprov Babel senantiasa bersatu dalam kebhinekaan dalam kerangka NKRI.

Perhelatan kali ini dihadiri beberapa pejabat negara seperti Menteri PAN RB Syafruddin, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Hadi Prabowo, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Suhajar Diantoro, termasuk pejabat eselon I dan II Kemdagri lainnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, dan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan pejabat daerah lainnya.

 

Kegiatan ini merupakan sebagai upaya nyata yang bermakna strategis dalam rangka memberikan gaungan terhadap gerakan nasional revolusi mental dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh elemen bangsa akan arti pentingnya revolusi mental Indonesia.

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Pongky