Gubernur menghadiri Rapat Koordinasi lanjutan pola pembibitan STTD

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi lanjutan pola pembibitan STTD yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas Perhubungan Provinsi Bali (15/6). Rapat koordinasi ini sebagai tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang dilaksanakan di Kampus STTD Kota Bekasi pada 31 Mei tahun 2017 yang lalu terkait Program Pola Pembibitan Sekolah Tinggi Transportasi Darat dimana dalam rapat tersebut telah disusun konsep kesepakatan bersama (memorandum of understanding). Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut dalam rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali beserta unsur dari sekolah SMA dan SMK Bali Mandara, dan seluruh BKD/BKPSDM Provinsi/Kabupaten/Kota se- Bali. 

Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Bapak Drs. Nyoman Wisandika berkesempatan untuk menghadiri kegiatan ini. Acara dibuka oleh Bapak Standly selaku Kepala Bidang Keterpaduan Moda Dinas Perhubungan Provinsi Bali didampingi oleh Kepala Bidang Pengembangan BKD Provinsi Bali Bapak Eka Wiyata. 

Acara ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia, Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Perhubungan se-Indonesia. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada hari Selasa tanggal 13 Maret 2018 menjadi narasumber di acara Rapat Koordinasi pola pembibitan SDM Perhubungan Darat Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Kementerian Perhubungan di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Tujuan rapat koordinasi ini adalah menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam pola pembibitan STTD, dimana taruna yang masuk melalui jalur ini akan mengisi formasi (diangkat) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah yang bersangkutan selesai menempuh pendidikan. Disampaikan lebih lanjut formasi akan ditetapkan oleh MENPAN-RB sepanjang MOU telah ditandatangani dengan terlebih dahulu ditetapkan Anjab/ABK-nya dan mekanisme ini selanjutnya akan diadakan koordinasi lebih lanjut tentang MOU yang akan dibahas disetiap Kabupaten/Kota. Dalam sambutannya, Kepala badan pengembangan SDM Djoko Sasono mengatakan tranportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan. Pola pembibitan secara Nasional tahun ini dibuka kesempatan sekolah transportasi darat, sekolah ilmu penerbangan dan sekolah ilmu pelayaran.

Kementerian Perhubungan membutuhkan sebanyak 2.676 orang untuk memenuhi SDM pada transportasi darat, laut dan udara. Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,  Erzaldi Rosman menjadi narasumber dengan tema peran pemerintah dalam pembiayaan pola pembibitan, Gubernur mengharapkan adanya solusi untuk segala persoalan kemacetan diserahkan pada ahlinya yaitu anak-anak dari lulusan STTD dan siap menampung lulusan STTD ditempatkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi
Penulis: 
Nurul Ihsan
Fotografer: 
Hendrik Timora Sakti
Editor: 
Prima Indrasari