Gubernur Erzaldi Rosman Terima Penghargaan Pastika Parama dari Kemenkes RI

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menganuggerahi Penghargaan Pastika Parama, Pastika Parahita, Penghargaan Awya Parawira dan Penghargaan Paramesti dalam rangka Hari Tembakau Sedunia 2019. Salah satu kategori penghargaan di antaranya adalah Penghargaan Pastika Parama yang diberikan kepada Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di Auditorium Siwabessy, Kementerian Kesehatan RI, Selasa (11/07/2019).

Penghargaan ini diberikan kepada Kepala Daerah yang telah berhasil menetapkan Peraturan Daerah dan Kebijakan lain yang berkaitan dengan Kawasan Tanpa Rokok. Penghargaan Pastika Parama diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI kepada 34 Kepala Daerah ini berlangsung di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof sujudi Lantai 2, Kementerian Kesehatan RI, Jalan HR Rasuna Said Blok X-5 Kav 4-9 Jakarta.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka mengatakan   bahwa salah bentuk penghargaan yang diberikan kepada Provinsi Bangka Belitung mengenai apa yang sudah di perdakan mengenai kawasan bebas rokok. Kita sudah implementasikan dan sudah memberikan dampak yang cukup kuat pada pencehagan masyarakat kita untuk tidak merokok.

Menurut Gubernur Erzaldi Rosman, dengan diberikannya penghargaan ini dapat memotivasi untuk terus memperluas jangkauan melarang kawasan rokok ini. Dan harus terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya merokok ini. Salah satu cara kedepan bekerjasama bersama beberapa pihak swasta terutama perkantoran swasta untuk menerapkan Perda kita ini agar lebih membluding sehingga apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah  Provinsi sekarang  Insya Allah akan diikuti oleh kabupaten/kota dan perkantoran swasta. Kali ini sudah dilakukan  dan saya yakin dan percaya angka kepesertaan merokok ini akan terus menurun,”ucap Gubernur.

Dulu sebelum ada Perda sangat bebas, kalau sekarang Perda sudah ada, jadi harus diimplementasikan cepat. Menjadi  salah satu pertimbangan dikemudian hari dan penegakan ini kepada kita. Karena penghargaan ini sudah diberikan  kepada  berarti kedepan kita lebih baik lagi,” begitu ucap Gubernur.

Berusaha untuk menekan angka merokok masyarakat kita ini yang terus berkembang. Dan perlu diketahui Provinsi  Bangka Belitung sangat tinggi kepesertaan merokoknya, penduduk sedikit tapi presentase tinggi, diatas nomor 5. Dan ini menjadi perhatian dan harus menyadarkan masyarakat bahwa merokok ini penyebab penyakit kronis dan kematian; tutur Bapak Erzaldi Rosman.

Racun yang berada di dalam rokok penyebab lambat laun berdampak negatif pada tubuh kita. Sosialsisai kesekolah sudah dilakukan karena bagian dari pemerintah. Dan Kedepan akan dilakukan  ke perkantoran swasta. (Rahimah)

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Rahimah