Gubernur Erzaldi beraudiensi dengan Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait Rencana Pembangunan PLTT

Jakarta - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dengan didampingi staf khusus bidang percepatan pembangunan beraudensi dengan Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Odo RM Manuhutu, Kemenko Kemaritiman & Investasi di hotel Sari Pan Pacific, Selasa (01/9/2020) pagi.

Gubernur menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemenko Kemaritiman& Investasi yang telah mempercayakan Provinsi Bangka Belitung selama ini. Dan dalam pertemuan dengan Bapak Odo, Gubernur Erzaldi mengatakan Babel tepat untuk lokasi penempatan Prototipe PLTT dimana potensi sumber daya Thorium yang cukup banyak dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Thorium merupakan pengotor bagi logam tanah jarang dan pabrik bahan bakar untuk Thorcon dapat menjadi sumber penerimaan daerah melalui kerjasama dengan PT. Timah.

“Lokasi babel sangat tepat bila dikemudian hari dibangun pabrik thorcon mengingat lokasi yang terbuka ke arah selat malaka dan LCS juga kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat didukung dengan Kebijakan dimana RPJMN 2020-2024 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan sebagai 10 Destinasi Pariwisata Prioritas,” tambah Gubernur Erzaldi.

“Dan di tahun 2020 kebijakan pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah Transformasi ekonomi dari sektor pertambangan ke sektor pariwisata, percepatan pembangunan perekonomian Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan investasi baru, Percepatan investasi baru membutuhkan status KEK serta Peraturan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang RZWP3K merencanakan kaasan pesisir Tanjung Guunung dan Pantai Timur Sungailiat sebagai kawasan pemanfaatan umum zona pariwisata,” lanjut Gubernur Erzaldi.

Gubernur Erzaldi juga menjelaskan sesuai dengan Surat Perjanjian Nomor 289/TBK/SP-1000/17-S11.4 pada pasal 2 Surat Rekomendasi  bahwa PT. Timah akan melakukan terlebih dahulu usaha pertambangan dan telah bersepakat dengan PT. Pan Semujur terhadap luas 383 HA. PT. Pansemujur akan melakukan pengembangan dan pembangunan KEK Pariwisata pada wilayah diluar yang telah disepakati. Dan untuk pembangunan selanjutnya, pengembangan dan pembangunan baru akan dapat dilaksanakan ssusah mendapat persetujuan dari PT. Timah.

Berdasarkan Addendum Kedua Nomor 0062/TBK/ADD-0000/19-S111.4 pada pasal 1 bahwa perjanjian berlaku 3 tahun setelah tanggal ditetapkannya KEK Tanjung Gunung dan PT. Timah akan melakukan percepatan penambangan pada sebagian DU. 1529 yang berada di wilayah laut Tanjung Gunung dan sebagian DU. 1556 yang berada di wilayah Laut Sampur Bangka Tengah yang tumpang tindih dengan area KEK Tanjung Gunung,” jelasnya.

Bapak Odo RM Manuhutu, Deputi Bidang pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mendukung penuh rencana yang disampaikan Bapak Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan akan dibahas lebih lanjut dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Dan Menko Luhut Binsar Pandjaitan akhir September akan berkunjung ke Bangka Belitung.

 

Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Fauzan
Editor: 
Pongky