GUBERNUR BABEL HADIRI RAKERNAS APPSI

Jum’at, 22 Februari 2019 15.00 WIB

Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, SE, M.M. menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), di Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/02/2019) pukul 09.00. Rakernas dihadiri  Wapres Jusuf Kalla dan Seluruh Gubernur se - Indonesia dengan tema Reformasi dan Kebijakan Strategi untuk Mendukung Pengembangan Produk Unggulan dan Kerjasama Antar Daerah.

Dalam lawatan ini Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di dampingi oleh Asisiten 1, Asisiten 2, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Dinas Pertanian & Kepala Dinas Perindustrian. Rapat Kerja Nasional yang dilaksanakan di Grand Inna, Padang Hotel Convention & Exhibition dengan rangkaian kegiatan Rakernas APPSI  dilaksanakan Sertijab Ketua umum yang purna dari Gubernur Jawa timur dan akan digantikan Longki Djanggalu.

Penerapan otonomi daerah telah berjalan 17 tahun, banyak yang telah dilakukan pemerintah pusat & daerah untuk mensejahterahkan masyarakat, mendekatkan & melaksanakan pelayanan publik yang lebih baik, untuk menerapkan & mendukung berbagai kebijakan itu dana yang di distribusikan ke daerah setiap tahun terus meningkat baik melalui DAU,DAK maupun dana lainnya, bahkan tahun 2018 dana transfer dari pusat mencapai 800 triliun. Kontribusi yang semakin besar itu telah mampu meningkatkan pelayanan publik, walaupun belum cukup memuaskan.

Di bidang ekonomi khususnya dari angka pertumbuhan ekonomi di daerah juga telah mengalami peningkatan & perubahan ke arah yang lebih baik, bahkan telah banyak pemda yang melakukan kerjasama antar daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan seperti yang dilakukan Pemprov  Jawa Timur dengan Pemda lainnya, secara realistis ekonomi daerah sudah cukup berkembang, walaupun jika dilihat dari data nasional kontribusi ekonomi daerah terhadap ekspor belum meningkat secara signifikan. ini tercermin dari jenis & jumlah produk yang di ekspor dari masing-masing daerah, disisi lain justru impor terus meningkat baik untuk kebutuhan pangan pokok maupun bahan baku kebutuhan industri.

Dari indikator pertumbuhan sektoral pun sektor yang justru menyerap tenaga kerja yaitu pertanian, manufaktur & pertambangam masih tumbuh rendah padahal keunggulan produk atau daya saing indonesia justru berada pada sektor tersebut. Oleh karena itu diperlukan strategi daerah dalam memperbaiki daya saing daerah melalui peningkatan & perluasan produk-produk unggulan ujar Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diselasela Rakernas APPSI, termasuk produk komoditas ekspor harus sejalan dengan itu kerjasama perdagangan antar daerah perlu terus digarap dalam rangka meningkatkan pendapatan & kesejahteraan masyarakat. (EM)

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongki
Editor: 
Rahimah