Bangka Belitung Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam Indonesia 2020

JAKARTA - Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, menyatakan kesiapan Provinsi Babel menjadi tuan rumah Kongres Umat Islam Indonesia ke VII tahun 2020. Hal itu disampaikan oleh salah satu gubernur pertama yang bersilahturahim ke MUI Pusat, didampingi oleh Wakil Ketua Umum MUI Babel Drs. Abdul Karim Syamsuri, Sekretaris Umum MUI Babel Drs. Ahmad Luthfi, Direktur LPPOM MUI Babel Nardi Pratomo dan pengurus bidang hukum perundangan Ismail, SH, MH, Selasa (17/09/2019) sore, di ruang Aula MUI Pusat, Jakarta Pusat.

“Bangka Belitung siap menjadi tuan rumah Kongres Umat Islam Indonesia ke VII. Mohon restu dan dukungan dari MUI pusat untuk menyukseskan perhelatan ulama bertaraf international tersebut. Kita sudah menyiapkan anggaran dan juga berbagai infrastruktur pendukung kegiatan ini. Hotel hotel kita banyak dan cukup, transportasi juga kita persiapkan, rute rute destinasi wisata halal kita siapkan, jarak antara venue acara dan bandara dekat dan restoran restoran halal sudah kita siapkan," jelas Erzaldi pada acara silahturahim tersebut.

Pada kesempatanitu Erzaldi Rosman disambut langsung oleh unsur pimpinan MUI pusat antara lain Profesor Huzaimah, Kiyai Sodikun, Kiyai Zaitun, Kiyai Najamuddin, Kiyai Amirsyah Tambunan, Prof Amanis Lubis, dan segenap staf MUI pusat. Mereka memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Erzaldi Rosman, karena secara etika Gubernur Babel adalah salah satu gubernur pertama yang telah bersilahturahim langsung. "Ini contoh yang sangat baik karena umaro bersedia datang kepada ulama, berarti umaro menghormati ulama, berarti kewibawaan ulama dijaga oleh umaro, sebaliknya kalau umaro tidak menghormati ulama maka hilanglah kewibawaan ulama dan berakibat buruk bagi umat,” sambut Kiyai Zaitun pada acara tersebut.

"Kita menyambut baik dan memberikan restu dan mendukung penuh Babel menjadi tuan rumah KUII ke VII ,” jelas KH Zaitun selaku pimpinan acara. Senada dengan Zaitun, Najamuddin mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Babel ini memunculkan ghiroh (semangat) keislaman. "Gubernur Babel ini masih muda tapi sudah mendapat amanah dari umat dan semangat men-internalisasi gaya hidup halal di Babel. Amirsyah Tambunan pun senada mengatakan bahwa Gubernur Babel sudah mampu menciptakan role model. Kiyai Sodikun pun mengatakan bahwa sudah sejak dulu Gubernur Babel ini bersedia menjadi tuan rumah event nasional MUI. "Ini saya ketahui sejak dulu, sejak saya masih menjadi korwil Bangka Belitung. Maka surat surat dari Babel sudah saya serahkan kepada unsur pimpinan MUI Pusat".

Kongres Umat Islam Indonesia yang merupakan agenda rutin setiap lima tahun nanti akan dihadiri ulama dari seluruh penjuru tanah air, para duta besar negara negara tetangga dan negara muslim. Erzaldi menyatakan bahwa Babel harus didatangi oleh ulama ulama maka nanti akan terbayang begitu besar berkah yang akan dirasakan oleh Bangka Belitung.

Sementara tanggapan dari Kiyai Ahmad Lutfi Sekum MUI Babel bahwa di era Gubernur Babel sekarang kegiatan MUI aktif. Nardi Pratomo selaku direktur LPPOM MUI Babel juga mengatakan bahwa rekam jejak Gubernur Babel sejak dulu sudah terekam kuat komitmennya pada kegiatan relijius. "Sejak tahun 2009 kami merekam sepak terjang Beliau menghidupkan kegiatan keagamaan, Beliau sering mengundang penceramah dari luar Bangka bahkan luar negeri. banyak kegiatan berskala nasional dan international dikerjakan oleh Beliau. Kami yakin dan percaya dibawah komando Gubernur Erzaldi kegiatan ini akan berjalan sukses dan berkah. Tahun 2017 saja Babel mendapatkan predikat sebagai pengembangan halal terbaik. Pada acara acara strategis seperti IMT GT di Thailand MUI dilibatkan dan diikutkan sertakan dalam projek strategis tersebut. Beliau pun sudah menyiapkan restoran di Babel halal agar terjaga kehalalan makanan di Babel", jelas Nardi dalam acara tersebut.

Sebagai closing statement Gubernur Erzaldi mengatakan bahwa semoga pada acara KUII nanti Presiden berkenan membuka acara dan berkenan meletakkan batu pertama pembangunan kantor MUI Babel. "Kami juga minta nanti para ulama yang hadir bersedia untuk memberikan ceramah ke mesjid mesjid di Bangka pada program sajadah fajar. Ini semua pekerjaan yang besar, tentu tidak mudah namun pasti bisa, semuanya dilakukan semata mata untuk umat" Kata Erzaldi menutup acara silahturahim.

Acara ditutup dengan foto bersama dan saling memberikan cinderamata.

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Pongky