Bandara H.A.S Hanandjoeddin Belitung Resmi Dikelola Angkasara Pura II

Jakarta – Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah bersama Bupati Belitung H Sahani Saleh menghadiri penandatanganan perjanjian kerjasama dan berita acara serah terima antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI dengan PT. Angkasa Pura II (Persero) tentang kerjasama pemanfaatan (KSP) barang milik negara pada unit penyelenggara bandar udara (UPBU) H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan Provinsi Kepulauan Babel, minggu (13/01/2019) malam di SEIA Restaurant, Jakarta Pusat.

Disela-sela acara makan malam Wakil Gubernur Babel mengatakan bahwa malam ini dengan adanya perjanjian kerjasama, sangat membantu sekali. Ini akan memberikan daya dorong pelayanan kepada pengguna bandara karena kondisi bandara sudah tidak mendukung lagi, maka hari ini adalah hari baik diadakannya Perjanjian Kerjasama dengan Kemenhub dan Pemprov Kep. Babel agar Bandara H.A.S Hanandjoedin Tanjung Pandan bisa melayani domestik maupun internasional dan menggairahkan sektor Pariwisata di Kabupaten Belitung,” ungkapnya.

Pengelolaan Bandara H.A.S Hanandjoeddin (Belitung) ini secara resmi diberikan Ditjen Perhubungan udara ke Angkasa Pura II. Ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara (BMN) Pada Bandar Udara Kelas I HAS Hanandjoeddin yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti dan President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengatakan di Bandara H.A.S Hanandjoeddin, Angkasa Pura II akan membangun terminal baru dan perluasan terminal eksisting untuk mengakomodir maksimal 6 juta penumpang hingga 30 tahun mendatang. Sebab, terminal yang ada saat ini sudah tidak memadai karena hanya mampu melayani 300.000 penumpang, sementara jumlah penumpang yang datang dan pergi dari Bandara HAS Hanandjoeddin sudah tembus 1 juta orang per tahun.

"Kami siapkan Rp 559,9 miliar untuk HAS Hanandjoeddin, setengahnya untuk pengembangan terminal. Sisanya untuk fasilitas lainnya seperti penebalan runway," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya berharap agar Angkasa Pura II dapat mempertahankan profesionalitas dalam pengelolaan bandara yang diserahkan pengelolaannya oleh pemerintah.

"Keprofesionalitas Angkasa Pura harus ditunjukkan karena di sini kita bisa menunjukkan kepada khalayak bahwa proses yang diminta oleh Pak Presiden ini memang tepat dan mendatangkan kemanfaatan," jelas Menhub.

Turut hadir mendampingi Wagub Babel dan Bupati Kabupaten Belitung dalam kegiatan ini, yaitu Tajuddin Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dan M Ubaidillah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung.

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Pongky