ANUGERAH KASN 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia, agar dapat berkembang mengejar ketertinggalan dari negara negara maju, maka harus segera meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, termasuk Aparatur SIpil Negara. Aparatur Sipil Negara merupakan pilar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional. Diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, memberikan landasan yang kuat sekaligus orientasi baru bagi pengelolaan aparatur pemerintah dari konsep manajemen administrasi aparatur pemerintah menjadi human capital management.

Pelaksanaan pengisian jabatan pimpinan tinggi pada instansi pemerintah melalui seleksi secara terbuka dan kompetitif, merupakan salah satu bagian dari penerapan sistem merit dalam Manajemen ASN. Hal ini dimaksudkan untuk merekrut calon-calon pemimpin birokrasi yang memiliki kompetensi, integritas dan profesionalisme untuk meningkatkan kinerja organisasi birokrasi dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh KASN, tingkat kepatuhan dan kualitas tata kelola pelaksanaan seleksi terbuka pada instansi pemerintah semakin meningkat. Disamping itu, beberapa instansi telah mengembangkan inovasi bagi penguatan penerapan sistem merit dalam kebijakan dan manajeman ASN sebagaimana diamanatkan UU-ASN.

Sebagai bentuk apresiasi KASN pada Instansi Pemerintah atas Kepatuhan dan Kualitas Tata Kelola Seleksi Terbuka JPT dan Inovasi Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, maka KASN memberikan penghargaan dalam bentuk “ANUGERAH KASN TAHUN 2018” .

Pada hari Selasa, 23 Oktober 2018 bertempat di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, KASN menyelenggarakan acara pemberian “ANUGERAH KASN Tahun 2018” yang pelaksanaannya bersamaan dengan Seminar Nasional bertema “Pengembangan Human Capital dalam Manajeman Aparatur Sipil Negara” dan Deklarasi “Gerakan Nasional Netralitas ASN”.

Dr. Waluyo, Komisioner KASN Bidang Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi menyampaikan bahwa tujuan pemberian "Anugerah KASN 2018" adalah: (1) Memberikan apresiasi atas komitmen dan prestasi kinerja instansi pemerintah, yang telah menerapkan sistem merit dalam pengisian JPT melalui seleksi terbuka sebagaimana diamanatkan UU-ASN; (2) Mendorong peningkatan kepatuhan dan kualitas tata kelola pelaksanaan seleksi terbuka JPT; (3) Memberikan penghargaan atas inovasi penguatan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara, dan (4) Menyebarluaskan praktek-praktek terbaik (best practices) dalam pelaksanaan pengisian JPT melalui seleksi terbuka, sebagai pembelajaran bagi instansi pemerintah lainnya.

Untuk memastikan bahwa proses penilaian "Anugerah KASN 2018" berjalan secara obyektif, profesional dan independen maka dibentuk Tim Panel Ahli yang terdiri dari unsur eksternal KASN dan didukung unsur internal KASN. Unsur eksternal merepresentasikan ketokohan, kredibilitas, kontribusi dan perannya dalam mewujudkan dan mendorong tata kelola kepemerintahan yang baik sesuai bidang keahlian dan profesinya.

Tim Panel Ahli "Anugerah KASN 2018" dari unsur eksternal, beranggotakan yakni:

  1. Dr. Azwar Abubakar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2011-2014.
  2. Prof. Dr. JB Kristiadi, Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIRBN).
  3. Teguh Widjinarko, MPA, Staf Ahli Bidang Budaya Kerja, Kementerian PAN dan RB
  4. Drs. Hamdani, MM, M.Si, AK, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kementerian Dalam Negeri
  5. Dr. Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina 2014-2017
  6. Yulina Setiawati, SH, MM, Asesor Utama Badan Kepegawaian Negara
  7. R Endi Djaweng, Direktur Eksekutif Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).
  8. Yosep Stanley Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers Indonesia.

ANUGERAH KASN Tahun 2018 ini, merupakan yang kedua kali dilaksanakan. Yang pertama, diselenggarakan tahun 2017.Terdapat 2 (dua) Kategori "ANUGERAH KASN 2018", yakni:

  1. Kategori Utama: Kepatuhan dan Kualitas Tata Kelola Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, yang dinilai dari 3 (tiga) dimensi, yakni perencanaan seleksi, pelaksanaan seleksi dan pelaporan hasil seleksi secara lengkap dan didukung dengan evidence yang valid.
  2. Kategori Khusus: Inovasi dan Promosi Penguatan Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara, dengan 4 (empat) jenis kategori penghargaan, yakni: (a) Pengembangan Manajemen Talenta; (b) Pengembangan Sistem Manajemen Kinerja Individu ASN; (c) Pemanfaatan Assessment Center; dan (d) Pelaksanaan Manajemen SDM ASN.

Dalam penjaringan nominasi, sesuai dengan parameter yang telah ditetapkan, maka KASN meminta usulan nominasi dari Pemerintah Provinsi, Kantor Regional BKN di seluruh Indonesia, BKN, Koalisi Reformasi Birokrasi mewakili unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan usulan dari Anggota KASN.

Terdapat 75 instansi yang diusulkan untuk mendapatkan ANUGERAH KASN 2018. Berdasarkan hasil verifikasi, media tracking dan kelengkapan usulan, maka selanjutnya disusun short list sebagai nominator utama. Nominator Utama ANUGERAH KASN 2018, terdiri dari 5 (Lima) Instansi Kementerian/Lembaga; 6 (Enam) instansi pemerintah provinsi, dan 9 (Sembilan) instansi pemerintah kabupaten/kota, serta terdapat 9 (sembilan) instansi pemerintah nominator utama kategori inovasi pengembangan manajemen ASN. Instansi pemerintah yang masuk nominator utama selanjutnya diundang untuk melakukan ekspose atau paparan di hadapan Tim Panel Ahli.

Sekretariat "Anugerah KASN 2018" menjaring usulan nominasi instansi pemerintah (kementerian, lembaga dan pemerintah daerah) yang memenuhi kriteria sesuai parameter penilaian. Usulan nominasi dalam bentuk long list, dilakukan verifikasi dan validasi untuk dikerucutkan menjadi short list sebagai kandidat unggulan penerima "Anugerah KASN 2018".

Metoda verifikasi antara lain menggunakan media tracking, yakni dengan melacak jejak pemberitaan dan opini publik atas pelaksanaan pengisian JPT dan penerapan sistem merit pada instansi nominator, atau isu-isu tertentu terkait manajemen ASN, pengaduan masyarakat, integritas, pelayanan publik, dan aspek lainnya yang relevan dengan parameter penilaian. Selanjutnya dilakukan penilaian oleh Tim Panel Ahli dengan mengundang para instansi yang masuk nominasi utama (short list) untuk mempresentasikan prestasi kinerjanya dan menyampaikan evidence secara langsung.

Berdasarkan hasil ekspose, validasi dan penilaian oleh Tim Panel Ahli, maka telah ditetapkan Instansi Pemeritah sebagai Penerima ANUGERAH KASN TAHUN 2018, sebagaimana tayangan berikut:

Kegiatan ini juga diisi dengan Deklarasi Gerakan Nasional Netralitas ASN. Deklarasi ini dicanangkan oleh perwakilan dari berbagai instansi, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara, Ombudsman RI, Badan Pengawas Pemilu, dan perwakilan dari instansi pemerintah daerah (provinsi, kabupaten dan kota). Adapun bunyi dari deklarasi, adalah:

Setelah acara Deklarasi, acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional “Pengembangan Human Capital dalam Manajeman Aparatur Sipil Negara”. Narasumber seminar pada Sesi Kedua (siang hari), antara lain dari para instansi pemerintah yang mendapatkan ANUGERAH KASN 2018, selanjutnya diberikan kesempatan untuk menyampaikan kepada peserta seminar, kemajuan yang telah dicapai dalam penerapan sistem merit dalam manajemen ASN. Hal ini agar menjadi lesson learned (pembelajaran) bagi instansi pemerintah lainnya.

“Alhamdulillah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan penghargaan kepatuhan& kualitas tata kelola seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, kedepannya kita harus bisa mendapatkan penghargaan lagi yang mewujudkan ASN yang berintegritas”, ujar Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

 

Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi
Penulis: 
Adwin Mahyudi
Fotografer: 
Hendrik Timora Sakti
Editor: 
Prima Indrasari