3D PADA RUPIAH TAHUN EMISI 2016

Lebaran sebentar lagi, semua umat muslim menyambut dengan penuh suka cita hari raya kemenangan. Ingat lebaran ingat akan Tunjangan Hari Raya (THR) dan bagi-bagi angpao. Semua itu tentu berkaitan dengan uang, apalagi menjelang hari raya banyak uang yang ditukar dengan mata uang rupiah yang baru. Mata uang rupiah tahun emisi 2016 yang dikeluarkan pada akhir tahun 2016. Dari sisi desain dan fitur keamaan, uang baru ini memang sangat berbeda dengan sebelumnya. Mengusung tema Negara Kesatuan Republik Indonesia, pahlawan yang ditampilkan pun menunjukkan kebhinekaan.

Namun dalam pertukaran uang tersebut kita harus mewaspadai terhadap peredaran uang palsu. Adapun yang harus diperhatikan dengan 3 D dari uang kertas rupiah tahun emisi 2016 adalah sebagai berikut :

1. DILIHAT

  • Benang pengaman, baik yang dianyam dan dapat berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu maupun benang pengaman yang tertanan di uang kertas.
  • Gambar perisai logo Bank Indonesia (BI) yang akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda.
  • Gambar tersembunyi multiwarna yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.
  • Gambar tersembunyi berupa tulisan “BI” maupun angka yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

2. DIRABA

  • Cetakan timbul berupa pasangan garis di bagian tepi uanga yang tersa kasar apabila diraba yang digunakan sebagai kode bagi penyandang disabilitas. Misalkan satu untuk Rp.100.000, dua untuk Rp.50.000 dan sterusnya.

3. DITERAWANG

  • Tanda air (watermark) berupa gambar pahlawan dan ornamen tertentu.
  • Gambar saling isi (rectoverso) berupa logo Bank Indonesia (BI) yang dapat diliht secara utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya.

(Sumber : dari berbagai sumber)

Penulis: 
Nurul Ihsan
Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi

Artikel

01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi
01/12/2018 | Badan Penghubung Provinsi